Sumbangan Buat Mereka Yang Memerlukan

masjid

 

Buat mereka yang mempunyai masalah kewangan, tiada barang dapur mahu dibeli. Insya Allah boleh datang ke Masjid Saujana Utama untuk ambil apa yang diperlukan buat mengisi perut. Barang2 diuruskan oleh Lajnah Kebajikan MSU.

Kalau yang rezeki terlebih tu pulak, boleh letak barang sumbangan di sini.

Kita sama2 berkongsi rezeki dan memperluaskan program ini di Masjid dan Surau Masing-masing

Convert or Revert To Islam ?

Definition: Convert is the English word most often used for one who embraces a religion after being raised in another faith. A common definition of the word “convert” is to “change from one religion or belief to another.”

Muslims believe that all people are born with a natural faith in God. According to Islam, children are born with an innate sense of God, which is called the fitrah. Therefore, some people see conversion to Islam as a “return” back to this original, pure faith.

For this reason, many Muslims prefer to say that they have “reverted,” rather than converted to Islam. A common definition of the word “revert” is to “return to a former condition or belief.”

Both terms are commonly used to describe those who embrace Islam as adults, after having been raised in or practicing a different faith system. In Malaysia , Muslims converts are sometimes refered to ” masuk Melayu. ” For some, to become Muslim is to become a Malay because most Malays in Malaysia are Muslims. This connotation results in misunderstanding among the converts and the Muslim community at large. Whatever it is we as converts or reverts  should adhere to:

﴿الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِى وَرَضِيتُ لَكُمُ الأِسْلاَمَ دِيناً﴾Qur’an, 5:3

(This day, I have perfected your religion for you, completed My favor upon you, and have chosen for you Islam as your religion.) This, indeed, is the biggest favor from Allah to this Ummah, for He has completed their religion for them, and they, thus, do not need any other religion or any other Prophet except Muhammad . This is why Allah made Muhammad the Final Prophet and sent him to all humans and Jinn.

 

 

Dare to know the truth ?

Letdare to know the truth belakang’s talk frankly.  Almost never do non-Muslims study Islam until they have first exhausted the religions of their exposure.  Only after they have grown dissatisfied with the religions familiar to them, meaning Judaism, Christianity and all the fashionable “-isms”—Buddhism, Taoism, Hinduism(and, as my friend once added, “tourism”)—do they consider Islam.

Perhaps other religions do not answer the big questions of life, such as “Who made us?”  and “Why are we here?”  Perhaps other religions do not reconcile the injustices of life with a fair and just Creator.  Perhaps we find hypocrisy in the clergy, untenable tenets of faith in the canon, or corruption in the scripture.  Whatever the reason, we perceive shortcomings in the religions of our exposure, and look elsewhere.  And the ultimate “elsewhere” is Islam.

Now, Muslims would not like to hear me say that Islam is the “ultimate elsewhere.”  But it is.  Despite the fact that Muslims comprise one-fourth to one-fifth of the world’s population, non-Muslim media smears Islam with such horrible slanders that few non-Muslims view the religion in a positive light.  Hence, it is normally the last religion seekers investigate.

Another problem is that by the time non-Muslims examine Islam, other religions have typically heightened their skepticism: If every “God-given” scripture we have ever seen is corrupt, how can the Islamic scripture be different?  If charlatans have manipulated religions to suit their desires, how can we imagine the same not to have happened with Islam?

Continue reading

Mana yang Lebih Baik, Mualaf atau Islam Sejak Lahir?

Mike-Clercy-Sebenarnya, mana yang lebih baik antara orang yang Islam sejak kecil (dilahirkan dalam keluarga Islam) dengan seseorang yang baru memeluk Islam setelah dewasa (mualaf)? Berikut ini fatwa Ibnu Taimiyah:

Prasangka sebahagian orang bahawa orang yang lahir dalam Islam dan tidak pernah murtad lebih baik daripada orang kafir yang masuk Islam adalah tidak benar.

Sesungguhnya yang dilihat adalah bahagian akhir. Siapa saja di antara keduanya yang lebih baik ketaqwaannya kepada Allah pada akhir hidupnya, maka ia lebih utama. Kerana sebagaimana diketahui, orang-orang terdahulu dari kalangan Muhajirin dan Anshar yang beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala sesudah kafir, mereka lebih utama dibandingkan orang yang lahir dalam keadaan Islam baik anak mereka maupun bukan anak mereka.

Demikianlah. Mana yang lebih baik bukanlah ditentukan di awal, tetapi di bahagian akhir kehidupan. Ada orang yang awalnya kelihatan baik, na’udzubillah, di akhir hayatnya ia murtad. Ada pula yang baru masuk Islam setelah dewasa, ternyata Allah memberikan hidayah dan keistiqamahan hingga akhir hayat.

Lamanya masuk Islam juga bukan jaminan seseorang lebih utama dibandingkan muslim lainnya. Umar bin Khattab misalnya. Ia baru masuk Islam pada tahun keenam kenabian. Ada puluhan orang lainnya yang mendahului Umar bin Khattab dalam masuk Islam. Namun nyatanya, Umar bin Khattab menjadi sahabat paling utama kedua setelah Abu Bakar Ash Shiddiq.

Kereta Kebal Pertama Buatan Hamas  

Tank-Hamas
Izzuddin Al Qassam kembali membuat kejutan. Pada peringatan syahidnya 7 warga Gaza di terowong bawah tanah, Ahad (31/1/2016), sayap tentera Hamas itu melancarkan tank pertama pengeluaran Gaza.
Pelancaran kereta kebal itu dihelat secara terbuka dengan dihadiri ribuan warga dan disiarkan oleh Aqsa TV, lapor media Turki Yeni Akit.

 
Dalam pelancaran, tampak sekurang-kurangnya tiga pasukan Izzuddin Al Qassam naik di atas kereta kebal tersebut. Sedangkan di sekitar tank, tampak puluhan pasukan Izzudin Al Qassam yang juga memakai topeng agar wajahnya tidak dikenali.
PALESTINIAN-ISRAEL-CONFLICT-HAMASPelancaran tank pengeluaran Hamas itu membuat Israel tercengang. Time of Israel belum boleh mempercayai bahawa kereta kebal tersebut adalah pengeluaran Hamas. Media Israel itu menyebut “tank yang mirip tank Israel” ketika memuatkan foto pelancaran tersebut.
Selain melancarkan tank, dalam peringatan syahidnya 7 warga Gaza di terowong bawah tanah yang dihancurkan Israel itu, Izzuddin Al Qassam juga mengancam Israel bahawa mereka mempunyai tawanan tentera Israel untuk ditukar dengan tahanan Palestin sebagaimana pernah dilakukan pada Gilad Shalit beberapa tahun silam.
*sumber http://bersamadakwah.net