MISTERI ALAM BARZAKH DAN DAHSYATNYA PERISTIWA KIAMAT

Alam BarzakhAlam barzakh merupakan salah satu perkara ghaib yang wajib kita percayai dan yakini. Alam barzakh juga dikenali sebagai alam kubur. Di sinilah nikmat dan seksaan yang akan dilalui oleh manusia. Alam barzakh atau kubur di sini bukanlah bermaksud secara zahir atau jasadnya. Seperti mereka yang mati tanpa diketahui kubur atau tanpa kubur. Contohnya, mereka yang mati dibaham buaya, hilang dan mati atau mati dengan badan hancur berkecai. Mereka ini juga tetap melalui alam barzakh. Malah semua manusia akan tetap melalui alam barzakh sebelum ke alam akhirat.

Alam barzakh ini berada di antara dua alam iaitu alam dunia dan alam akhirat. Bagaimana keadaan, balasan atau nikmat yang akan dihadapinya terpulang kepada amal kebajikan yang pernah dilakukannya semasa di alam dunia. Seksaan atau nikmat akan manusia hadapi di sini berterusan sehinggalah saat dibangkitkan dan dikumpulkan di Padang Mahsyar untuk pengadilan.
Peristiwa kiamat pula adalah di mana seluruh alam semesta bumi, gunung-ganang, lautan dan langit ketika berlaku peristiwa kiamat yang terdiri dari pecahnya langit, gempa bumi, keuntuhannya, ledakan dasyat, kebakaran dan kematian seluruh makluk akan hancur berkecai dan dilenyapkan. Bagaimana dahsyatnya, telah digambarkan di dalam Al-Qur’an. Kehancuran yang amat dahsyat dan tidak boleh dibayangkan oleh daya imaginasi manusia. Sekiranya bencana tsunami, gempa bumi, gunung berapi atau ribut badai itu sebagai gambarannya, itu hanya sekelumit sahaja dari kedahsyatan kiamat. Di hari berlakunya kiamat ini, semua manusia bagaikan hilang pedoman, keadaan menjadi huru-hara dan tiada tempat yang selamat untuk berlindung.

AMALAN DAN KESILAPAN DI HARI RAYA

Ramadan sudah hampir melabuhkan tirainya. 1 Syawal hampir menjelma. Seluruh umat Islam bakal menyambut hari istimewa, Hari Raya Eidulfitri.

Ketika Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sampai di Madinah, dan mendapati orang-orang Jahiliyyah mempunyai dua perayaan yang disambut dengan penuh pesta dan permainan, lalu baginda bersabda,

“Sesungguhnya Allah menggantikan untuk kamu dua perayaan yang lebih baik daripada dua perayaan mereka, iaitu Hari Raya Eiduladha dan Hari Raya Eidulfitri”. (Direkod oleh Abu Daud, Nasaie dan lain-lain).

Demikian Allah menggantikan perayaan Jahiliyyah yang dipenuhi permainan, dengan perayaan Islam yang dihiasi rasa perhambaan kepada Allah. Hari Raya adalah hari menyebut kebesaran Allah dengan bertakbir, dan hari melahirkan rasa syukur atas kurniaan-Nya.

Continue reading

FBI Discontinues Surveillance Of Muslim Americans After Completing 15-Year Study ?

FBI

WASHINGTON—After 15 years of broadly targeting the 3.3-million-member community and extensively monitoring its activities, the FBI declared an end Friday to its surveillance of Muslim Americans, saying its exhaustive study of their beautiful culture was finally complete.

Officials confirmed that the program was started in the fall of 2001 when federal agents, captivated by Islam’s complex history and rich spiritual traditions, redirected the full force of the bureau’s intelligence-gathering apparatus toward developing a more thoughtful, nuanced appreciation of the Muslim-American way of life.

“We’d always known Islam was one of the great world religions, but it wasn’t until we recruited a network of 15,000 informants and infiltrated mosques all over the country that we came to understand just how magnificent and fascinating it truly is,” said FBI director James B. Comey, who noted that agents gained a valuable and eye-opening understanding of Islam—while also learning a lot about themselves and their own faith in the process—after entering the Muslim places of worship to collect as much information as they could on the intriguing personal beliefs of the religion’s followers. “After analyzing the transcripts of thousands of phone calls and intercepting the communications of prominent Muslim-American leaders and academics, we’ve really come to admire their vibrant culture.”

“The considerable amount of intel we’ve gathered and carefully pored over for the past 15 years has shown us that their faith and customs are really quite inspiring,” Comey added. “If there’s one thing we’ve taken away from all our surveillance, it’s what a glorious and enriching part of our world Islam is.”

Continue reading

Ramadhan Checklist 2016

ramadhan-mubarak

Kelebihan Ramadan

Diriwayatkan daripada Abu Hurairah r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Apabila tiba bulan Ramadan, dibuka pintu-pintu Syurga dan ditutup pintu-pintu Neraka serta syaitan-syaitan dibelenggu

Diriwayatkan daripada Abu Hurairah r.a. katanya: Rasulullah s.a.w. bersabda: …Dan sesiapa yang berpuasa di bulan Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharapkan keredhaan Allah, akan diampunkan segala dosa yang dilakukannya sebelum itu

Kelebihan berpuasa

Diriwayatkan daripada Sahl bin Saad r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda:Sesungguhnya di dalam Syurga itu terdapat pintu yang dinamakan Ar-Rayyan. Orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu tersebut pada Hari Kiamat kelak. Tidak boleh masuk bersama mereka seorangpun selain mereka. Kelak akan ada pengumuman: Di manakah orang yang berpuasa? Mereka lalu berduyun-duyun masuk melalui pintu tersebut. Setelah orang yang terakhir dari mereka telah masuk, pintu tadi ditutup kembali. Tiada lagi orang lain yang akan memasukinya

Diriwayatkan daripada Abu Said al-Khudri r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Setiap hamba yang berpuasa di jalan Allah, Allah akan menjauhkannya dari api Neraka sejauh perjalanan tujuh puluh tahun

 

Sebagai Persediaan untuk menghadapi Bulan Ramadhan, pihak Admin ingin berkongsi satu Senarai Semak atau Checklist untuk meningkatkan ibadah kita di Bulan yang mulia ini. Sila Klik diSINI untuk mendapatkannya.

ACCEPTANCE

When we don’t accept an undesired event, it becomes *Anger*; 

when we accept it, it becomes *Tolerance.*

When we don’t accept uncertainty, it becomes *Fear*;
when we accept it, it becomes Adventure*.
When we don’t accept other’s bad behaviour towards us, it becomes *Hatred
when we accept it, it becomes *Forgiveness*

When we don’t accept other’s Success, it becomes *Jealousy;* when we accept it, it becomes *Inspiration*

Acceptance is the key to handling life well.

MENGELUH ?

MENGELUH. – Sedikit tazkirah untuk perkongsian:

Ketika kita mengeluh: “ishh, aku penat sangat.”
ALLAH menjawab: (وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا)
“ Dan KAMI jadikan tidurmu utk istirehat (An Naba’ : 9)

Ketika kita mengeluh: “Beratnya dugaan ni, tak sanggup rasanya aku.
” ALLAH menjawab :
(لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا)
“ AKU tidak membebani seseorang, melainkan sesuai kesanggupannya.” (Al Baqarah : 286)

Ketika kita mengeluh :
“Serabutnyaa.
” ALLAH menjawab :
( أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ)
“ Hanya dgn mengingatKU hati akan menjadi tenang” (Ar Ra’d : 28)

Ketika kita mengeluh: “Apa yg aku buat ni semua sia sia.
” ALLAH menjawab :
(فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ)
“Siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji zarah sekalipun, nescaya ia akan melihat balasannya ”
(Al Zalzalah : 7)

Ketika kita mengeluh: “ takde sorang pun yang nak tolong aku.” ALLAH menjawab:
(وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ)
“ Berdoalah (mintalah) kepadaKU, nescaya Aku kabulkan”
(Al Ghafir : 60)

Ketika kita mengeluh : “ Aku sedih sangat.” ALLAH menjawab:
( لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا ۖ )
“ Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita ” (At Taubah : 40)

Jangan banyak mengeluh. ❌ Banyakkan bersabar dan teruskan kehidupan ini dengan taqwa dan tawakkal.
Semoga menjadi insan yang bertakwa.
Hadapi dengan tenang.☺
Semoga berjaya.

How Being Chronically Late for Salah Affects Your Productivity & What to Do About It

solat01

“Allahu Akbar… Allahu Akbar…”

I hear the adhan through the windows of my office, and I see the pop up on my computer, “It’s time for dhuhr prayer.”

Few minutes earlier, I just started getting into the flow of my work and I don’t want the momentum to be lost. So I tell myself, “I still got 20 minutes until iqama ti2me. Let me wrap this up and I will make it in time, in sha Allah.”

25 minutes later, I know salah started and I am frantically trying to send that last e-mail before rushing off to make a quick wudhu and join the prayers. I am late, again!

And this was not only for zuhr prayer, but for all 5 daily prayers: late for fajr because I woke up late, late for zuhr and ‘asr because of work, late for maghreb because of rush hour, late for ‘isha because of dinner!

And each time I was late, I felt bad, and told myself, “This is the last time I will ever be late!” And guess what? For the next salah, I was late again. In fact, I was the brother who seemed to have a permanent position in the last rows of every musalla/masjid I entered.

Initially, I was taking this lateness lightly. In fact, I fell into the classic trap of shaytaan and said to myself: “Alhamdulillah, brother, at least, you pray, and in the masjid as well! Masha Allah, how many brothers are out there who do not pray in the masjid, or pray at all!” But slowly I realised, this lateness was making an impact on my spirituality and character, and affecting my overall productivity.

Why being chronically late for salah is bad for you?

When you are always late for salah, it says a lot about you and your character. It shows that you lack discipline, internal strength, and integrity to be where you are supposed to be ‘on time’ for your most important appointments of the day, and you are not dependable.

No one likes to say about themselves that they are not dependable or lack discipline, but actions speak louder than words, and being late for salah is the first warning that you are on a slippery slope towards being chronically late in everything else in your life.

Al-Hasan Al-Basri raḍyAllāhu ‘anhu (may Allāh be pleased with him) said:

“When salah is the least of your concerns, then what is your most important concern? As much as you fix your salah, your life will be fixed. Did you not know that salah was equated with Success: ‘Come to Prayer, Come to Success.’ How can you ask Allah subḥānahu wa ta’āla (glorified and exalted be He) for success when you are not responding to His right upon you?”

If you are wondering why there is a delay in your sustenance, in your marriage, in your work, in your health, look into your salah: are you delaying it?

Istighfar Menjernihkan Hati…

Setiap dosa menyebabkan kotornya hati. Pembersih kekotoran itu adalah Istighfar.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الْمُؤْمِنَ إِذَا أَذْنَبَ كَانَتْ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ فِي قَلْبِهِ فَإِنْ تَابَ وَنَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ صُقِلَ قَلْبُهُ وَإِنْ زَادَ زَادَتْ حَتَّى يَعْلُوَ قَلْبَهُ ذَاكَ الرَّيْنُ الَّذِي ذَكَرَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِي الْقُرْآنِ { كَلَّا بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ }

Dari Abu Hurairah Radhiyallaahu Anhu ia berkata: Rasulullah Sollallahu Alaihi Wasallam bersabda : Sesungguhnya seorang mukmin jika berdosa akan ditandakan titik hitam pada hatinya. Jika ia bertaubat, mencabut kemaksiatannya dan beristighfar, maka hatinya akan mengkilap. Namun, jika ia menambah dosanya, maka titik hitam itu akan bertambah hingga menguasai hatinya. Kalau sudah demikian, itulah ‘ar-raan’ (bintik hitam yang menguasai/ menutup hati) yang Allah sebutkan dalam al-Qur’an:
“Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka perbuat telah menutup hati mereka. (Q.S alMuthaffifin:14).(H.R Ahmad).

Hati adalah raja bagi anggota tubuh yang lain. Jika baik hatinya, maka anggota tubuh yang lain akan baik.

أَلَا وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ.

Ingatlah bahawa di dalam jasad terdapat segumpal daging. Jika baik, maka baiklah seluruh jasad. Jika rosak, maka rosaklah seluruh jasad. Ketahuilah, bahawa (segumpal daging) itu adalah Hati.
(H.R. Bukhari-Muslim).

Kerana itu, menjernihkan Hati adalah suatu manfaat yang sangat besar. Manfaat tersebut boleh dicapai dengan Istighfar.

Sebaliknya, hati yang kotor dengan dosa, akan sulit dan rumit menerima nasihat dan kebenaran dari alQur’an dan Sunnah Rasul Sollallaahu Alaihi Wasallam.

Sesuatu yang haq akan dinilai batil, dan yang batil akan dinilai sebagai haq. Parameter penilaian menjadi terbalik.

Lebih penting dari itu semua, kejernihan dan keselamatan hati adalah penentu Kejayaan saat bertemu dengan Allah nanti pada hari kiamat :

يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ (88) إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ (89)

Di hari yang tidak bermanfaat (lagi) harta ataupun anak. Kecuali yang datang menghadap Allah dengan Hati yang selamat.
(Q.S Asy-Syu’araa’ : 88-89)